cool hit counter

PDM Kabupaten Tegal - Persyarikatan Muhammadiyah

 PDM Kabupaten Tegal
.: Home > Artikel

Homepage

Menyuarakan Kemerdekaan Gerakan Kesenian Studi Teater Muhammadiyah

.: Home > Artikel > PDM
27 Agustus 2018 22:31 WIB
Dibaca: 192
Penulis : Oleh Hendra Apriyadi , M.Pd.

 
Dengan lantang Bagus Sibrong, seorang seniman teater yang lahir dari rahim Ranting Pemuda Muhammadiyah Bedug Kabupaten Tegal Jawa Tengah,  menyuarakan kreatifitas dan karyanya. Ia terpanggil untuk berkiprah, dalam dunia seni di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah .  Muhammadiyah itu hebat, Muhammadiyah harus terus mensyiarkan dakwahnya dengan berbagai macam cara. Muhammadiyah itu besar, Muhammadiyah itu berkemajuan, Muhammadiyah itu selalu istiqomah, dan Ikhlas. Muhammadiyah telah berkontribusi atas kemerdekaan bangsa ini, Bangsa Indonesia. Bangsa  Indonesia perlu berterima kasih kepada Muhammadiyah dan kiprahnya, atas kepeloporan KH Ahmad Dahlan dalam menggerakan dakwah melalui ajaran Kesalehan Sosial.
 
 
 
Mengenal Bagus “Sibrong” Murdianto Seniman Teater  Muhammadiyah 
 
Lelaki kelahiran Tegal, 4 Januari 1986 ini mulai mengikuti lomba baca puisi sejak duduk di bangku SD. Ia menorehkan beberapa prestasi, juara di beberapa festival tingkat Kabupaten maupun Provinsi, yang diadakan oleh Dewan Kesenian dan Balai Bahasa. Terlatih oleh wali kelas yang juga berkecimpung di dunia kesusastraan, Balchi, pegiat kesenian yang juga aktif di Sanggar Putik Dewan Kesenian Kabupaten Tegal. Bagus Sibrong, demikian nama populernya, lahir dari pasangan Nasichi (Purn. TNI) dan Murdiningrum. Darah keseniannya diwarisi dari sang kakek, seorang pegiat seni pertunjukan tradisional Ketoprak. 
 
Setelah lulus Sekolah Dasar, Sibrong menjadi siswa di SMP Muhammadiyah Adiwerna. Aktivitas berkeseniannya berlanjut, mengikuti Festival Lomba Baca Puisi tingkat Pelajar Kabupaten (sekarang FLS2N). Namun, sayangnya, pada masa menuju ujian akhir sekolah, Sibrong dikeluarkan dari sekolah. Alasannya, terlalu banyak “kasus” dibuatnya, salah satunya mengkritisi kebijakan kepala sekolah tentang Hizbul Wathan. 
 
Bagus Sibrong  kemudian melanjutkan belajar di Sanggar Belajar Pelangi Surakarta, sehingga mengantongi ijazah Paket B. Selanjutnya, Sibrong hijrah ke ibukota, melanjutkan pendidikan di SMA Al Azhar. Namun, sayang, ketiadaan biaya membuat Sibrong harus memilih belajar “di bawah atap yang lain”. Ia berhenti dari belajar di SMA Al-Azhar,  namun meneruskan pendidikan setingkat SMAnya  di Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Ristek Nusantara Jaya Jakarta, sambil aktif berteater di Sanggar Teater Indonesia Jakarta. 
 
Bergabung dalam Teater Indonesia ini, ia mementaskan beberapa naskah, antara lain "Wek-wek" karya Anton Cekov, "Dukun-dukunan" karya Putut Buchori, "DIS" karya Budi Kecil, "Opera Kecoa" karya Nano Riantiarno, monolog "Aeng" karya Putu Wijaya, dan "Sidang Jembatan" karya Adi Pratama. Bagus Sibrong meraih predikat Aktor Terbaik di Festival Teater Jakarta tahun 2010. Kecintaannya kepada dunia teater membuatnya studi lanjut diu perguruan tinggi dengan memasuki Fakultas Seni Pertunjukan Program Studi Theatre Institut Kesenian Jakarta. Di situ ia mementaskan beberapa naskah sendiri maupun karya orang lain. 
 
Sepulangnya Sibrong dari Jakarta, ia bergabung dengan kelompok Teater Gemblong, salah satu kelompok teater tertua di Kabupaten Tegal. Bersama Teater Gemblong Sibrong mementaskan beberapa lakon; "Kung Kung Kang Kang" karya Teater Gemblong, "Titik-titik dalam Titik Titik" karya Teater Gemblong; "Drupadi" karya Faizal Muhaimin, dan "Royo-royo" karya dia sendiri. Bersama Teater Gemblong Sibrong mendapatkan nominasi Artistik Terbaik dalam Festival Teater Jakarta.
 
Pada 16 Desember 2017 Sibrong membuat sebuah wadah baru berkesenian di Kabupaten Tegal, diberi nama Studi Teater Muhammadiyah (STM), diresmikan oleh Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. STM bertujuan untuk mensyiarkan dakwah Islam melalui kesenian. Dalam lingkungan Muhammadiyah Sibrong meyakini bahwa dakwah harus variatif dan bersifat kontruktif.
 
“Dalam konteks sosial dan kultural, pengenalan situasi baru secara langsung atapun tidak langsung atas perubahan yang sedang terjadi, disisi lain telah menimbulkan disintegrasi di dalam masyarakat. Selain itu nampak semakin nyata adanya perbedaan identitas antara sesuatu yang lama dan sesuatu yang baru. Sosok K.H. Ahmad Dahlan, sang pendiri Muhammadiyah, adalah seorang yang sedikit bicara tetapi kaya gagasan, teguh dalam hidup sederhana tetapi mampu mengembangkan amal yang mengubah dunia, suka berdebat tetapi hangat bersahabat.”
 
Demikian cuplikan Sibrong dalam menyuarakan Kemerdekaan di acara Malam Refleksi Muhammadiyah ke-109 H sekaligus Malam Pentas Amal untuk Lombok, bertempat di teras Gedung Dakwah Muhammadiyah Slawi Kabupaten Tegal. Sibrong, dengan karyanya dalam dunia teater yang ia tekuni sejak remaja, menjadikan organisasi Muhammadiyah sebagai wadah berkreasi untuk menggerakkan dan mengembangkan dakwah melalui seni teater. Sibrong pun sering mementaskan  berbagai macam kritik sosial tentang politik dan tentang masalah kehidupan lainnya. 
 
Dakwah Kesenian Berkemajuan
Muhammadiyah dalam dakwahnya selalu menyampaikan tentang dakwah Islam berkemajuan. Menurut Sibrong, orang-orang Islam itu harus menjadi umat yang berkemajuan, dalam arti tauhidnya tinggi, warga Muhammadiyah selalu untuk memurnikan tauhid. Akhlaknya yang tinggi, ber-Islam adalah berakhlak yang baik.  Tinggi ilmu pengetahuannya, peradaban-peradaban di luar Islam selalu meninggalkan bangunan-bangunan fisik sebagai simbol sebuah peradaban, tetapi di dalam Islam sebuah peradaban ditorehkan dengan ketinggian ilmu pengetahuan untuk umat.
 
 
Untuk mengetahui tentang adanya nilai-nilai religius dalam sebuah karya sastra bukan perkara mudah. Diperlukan kemampuan  mengetahui  konsep religiusitas itu sendiri. Dalam kesempatan Malam Refleksi Milad Muhammadiyah ke-109 H dan Pentas Amal untuk Lombok itu, para pekerja seni  diberi kesempatan  oleh panitia penyelenggara untuk menampilkan pentas monolog, berpuisi dan musikalisasi puisi. Kata Sibrong, “Ada sebuah pesan saya sampaikan tentang Muhammadiyah. Ada sebuah nilai kesalehan sosial di Muhammadiyah sebagaimana organisasi  tertua di Indonesia ini memiliki karakter dalam peran memerdekakan Bangsa ini . Yaitu di bidang sosial, pendidikan, kesehatan dan bidang wirausaha. Di mata seorang pekerja seni Sibrong, Muhammadiyah itu hebat. 
 
 
Dan pada Malam Pentas Amal  itu, Sibrong  merasa terobati kerinduannya melalui Gerakan Angkatan Muda Muhammadiyah Kabupaten Tegal dengan membuat kegiatan yang bisa ditiru. Pentas Amal untuk Lombok, bagi pekerja seni adalah sebuah amal melalui kesenian kami berbicara mengungkap rasa dan kata saling memadu menciptakan karya untuk berkarya.
 
 
Manusia sebagai bagian dari komunitas sosial memerlukan komunikasi sebagai sarana berinteraksi dengan orang lain. Komunikasi sebagai sarana pertukaran informasi diantara dua orang atau lebih, proses pertukaran informasi tersebut dapat berjalan dengan baik apabila menggunakan metode komunikasi yang tepat. Dalam berkomunikasi seseorang menggunakan bahasa sebagai media yang efektif untuk mengekpresikan ide atau gagasan.
 
 
Studi Teater Muhammadiyah sebagai Pusat Kajian Sastra Muhammadiyah dalam gerakan seni peran. Munculnya ide nama Studi Teater Muhammadiyah berawal dari dukungan Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah Bedug, yang kemudian didukung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah ketika hadir ke Tegal. Secara resmi “Studi Teater Muhammadiyah” di-launching di Ranting Pemuda Muhammadiyah Bedug Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal . Ditandai dengan penandatanganan Papan Nama Sanggar tersebut. Di papan itu disampaikan sebuah pesan “Dengan Agama hidup akan lebih terarah dan dengan seni hidup akan lebih indah “.
 
 
*  Catatan Hendra Apriyadi dalam diskusi malam di Taman Rakyat Slawi bersama kawan-kawan STM, 26 Agustus 2018, seusai acara Malam Refleksi Milad Muhammadiyah ke-109 H dan Pentas Amal untuk Lombok.

Tags: pp , muhammadiyah , pusat
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori : Sastra

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website